my works / Thingy things

the phenomenon, Remment Lucas Koolhaas

 

   Rem Koolhaas

Rem KoolhaasSeorang arsitek dari Belanda kelahiran 17 November 1944 ini sangat influential. Ia memiliki dua gaya arsitektur, yakni Moderen dan dekonstruktif, yang kemudian justru ia gabungkan menjadi suatu desain yang sangat eye-catching dan fenomenal, namun tidak berkesan ‘jahat’ dengan lingkungan di sekitar bangunan yang ia buat. Namun ada pula orang yang berpendapat bahwa gaya arsitektur Pak Koolhaas adalah humanist. Proyek besar pertamanya adalah ‘The Netherland Dance Theatre’ di Den Haag pada tahun 1987. Rem Koolhaas memiliki ketertarikan pada geometri. Pola geometri yang ia buat sangat unik.

rem-koolhaas-cctv-hoofdkwartier-beijing[1]

China Central Television Headquarters (CCTV)

Pada setiap rancangannya, geometri bukan hanya bentuk dasar yang diletakkan di sekitar bangunan atau elemen pelengkap pada bangunan tersebut, melainkan bentuk-bentuk bangun ruang yang ia gabungkan menjadi suatu bentuk tiga dimensi baru yang kokok dan menjadi suatu kesatuan. Contoh karyanya yang sangat fenomenal adalah ‘China Central Television Headquarters (CCTV)’ yang dibangun untuk keperluan Olimpiade Beijing. Bangunan ini awalnya dibangun dari dua bangunan balok tegak miring yang terpisah, yang kemudian digabungkan di waktu subuh agar material yang dipakai tetap dalam keadaan dingin dan tidak dipengaruhi oleh unsur temperatur. Menurut saya, gedung CCTV ini sangatlah unik dan menarik, bentuk dasarnya adalah beberapa balok. Dan sangat jarang manusia dapat memikirkan penggabungannya seperti bangunan ini. Kaca yang melingkupi gedung ini pun memiliki pola geometris yang unik dan nampak tidak beraturan. Pengaturan cahaya yang terpancar dari gedung ini pun nampak sangat indah ketika malam hari.

cgz-Biblioteca-de-Seatle-de-Rem-KoolhaasSeattle Central Library

Entah apa yang dibayangkan oleh beliau ketika merancang gedung ini. Bentuk bangun ruang yang digabungkan saja menurut saya sudah cukup sulit untuk dijabarkan. Ditambah lagi dengan pola geomteris berupa belah ketupat pada kaca penutup konstruksi bangunan ini. Gedung ini berhasil tampak ‘menonjol’ di areanya, namun penempatan gedung ini pun menurut saya tidak ‘membahayakan’ gedung di sekitarnya. Karena gedung-gedung di sekitarnya sudah mengadopsi gaya modern dan berunsur kaca.

 

cgz-casadamusica_arch

Casa da Musica

sebuah concert hall di Porto, Portugal. Material yang digunakan oleh Koolhaas tetaplah ramah, sesuai lingkungan di sekitarnya, yakni beton yang diekspos. Namun, gedung ini sama sekali tidak ramah saat proses pembuatannya. Casa da Musica disiapkan untuk acara ‘The Portas Capital of Culture’ pada tahun 2001, namun karena bentuknya yang sangat sulit diwujudkan pada kenyataan, bangunan ini baru berhasil didirikan dan dibuka untuk umum pada tahun 2005. Gedung ini didirikan dari hasil sayembara yang Koolhaas ikuti, namun desainnya sudah lama ia buat. Desain ini sangat beliau sukai, tetapi belum sempat terwujud sebelum adanya sayembara itu. Casa da musica memiliki 17 permukaan nampak seperti sebuah kendaraan di film Star Wars. Luasnya mencapai 22.000m2 terdapat sebuah grand auditorium dengan kapasitas 1200 kursi.

 

Dan tak disangka lagi, Rem Koolhaas pernah merasakan tinggal di Jakarta, orangtuanya memiliki peran penting di bidang kebudayaan dalam pemberitaan kemerdekaan Indonesia dulu, saat itu ia berumur 8-12 tahun. Sudah beberapa kali ia datang kembali ke Indonesia, terutama Jakarta dan Bali untuk menikmati nasi goreng dan kerupuk.

Tetap satu hal yang paling unggul dari diri seorang Rem Koolhaas ialah kemampuannya mengolah bentuk dan menjadikan karyanya monumental menggunakan fasade berupa material di lingkungan bangunan tersebut. Tak ada bahaya yang ia buat untuk sekeliling karyanya. Eksistensi sebuah karya monumentalis yang ramah.

One thought on “the phenomenon, Remment Lucas Koolhaas

  1. Pingback: WIWIRI LUBIS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s