my works

Post Modern

Ini adalah sebuah catatn kuliahku, semoga dapat bermanfaat. Namun masih banyak kekurangan, karena kurang lengkap dsb.

Diibaratkan seperti Bung Karno dari beliau lahir hingga mati, seperti CIAM.

Brazil dianggap sebagai kota yang merepresentasikan CIAM, jadi Brazil adalah CIAM palig sempurna.

CIAM sendiri yang mempengaruhi Bung Karno, sehingga Bung Karno dapat memengaruhi seluruh Asia.

  • Kritik:   

1. Terlalu utiliter dan mengagungkan teknologi

2  Tidak berwawasan lingkungan, pembangunan besar-besaran (megaproyek di antara persawahan)

3. Money Culture

4. Memihak pada adiluhung dan tidak populis (muncul dari utopia suatu komunitas)

5. Terlalu bermain dengan bentuk dan tidak menampilkan identitas

6. Kekhasan lokal bisa hilang

Charles Jencks, penulis Modernism. Bahwa arsitektur Modern “mati” ketika Pruitt Igoe (Minoru Yamasaki, arsitek WTC) dibom pada 15 Juli 1972 untuk proyek lainnya. Bahwa pada Modernisme hanya mementingkan teknologi dan tidak memikirkan terdapat manusia di dalamnya.

  • Muncul kecenderungan:

1. Survival tradition ( isi preservasi lingkungan dan reservasi bangunan) muncul dari ibu-ibu yang demo karena neighborhood-nya (U.S.) akan dihancurkan untuk dijadikan mall oleh seorang yang bukan arsitek besar.

2.  New solution for urban design (isu High Density Living, lebih mementingkan lingkungan, tidak lagi teknologi semata)

3. Hidupnya kembali ke ide lama (Neo-klasik, Neo-Regionalisme, dll.)

4. Muculnya seni rakyat, pop art.

5. Cikal bakal Post Modernisme (muncul sub-culture, seperti komunitas Silver dan Harley-Davidson di Bandung)

  • Semangat social Post-Modernisme:
    • Counter-culture: Penolakan terhadap standard norma sosial; Marthin Luther King yang menyerukan kesetaraan warna kulit di U.S.
    • Woodstock: Konser musik di desa Woodstock; aura kebebasan
    • Hippies: Anti-institusi mahasiswa Amerika
    • New Age: Orang-orang yang meninggalkan agamanya; pergi ke India untuk jadi Buddha.
  • Metanarasi arsitektur baru:
    • Arsitektur berwawasan lingkungan (Sustainability, Green Architecture, dll. )
    • Arsitektur Negara dunia ke-III
  • Fenomena :

1. Memparodikan budaya superficial

  • Teori “Complexity and Contradition” dan “Learning from Las Vegas
  • Robert Venturi dengan teori “sejauh mana arsitektur dapat membantu”; duck building (bentuk harfiah), decorated shed(dekorasi tidak selaras dengan ukuran bangunan)

2. Arsitektur Alternatif:

  • Feng shui, Vastu, Geomancy
  • Neo-vernacular

3. Environment; Kress School dengan pohon eksisting tidak ditebang

  • Green Environment
  • Sustainability

4. Kembali ke Romantisme masa lalu

  • Michael Graves memparodikan arsitektur klasik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s