Phase 3 : Comeback


Oh, hi ! Sekarang sudah 2018, sudah memasuki bulan April tepatnya. Saat ini aku sedang duduk di meja kerjaku. Baru seminggu aku masuk bekerja lagi, setelah tiga bulan cuti melahirkan. Waktu cuti kemarin entah ada panggilan apa, tapi tiba-tiba aku merasa “I need to give my blog a comeback”. Mungkin karena aku telah memasuki tahap-tahap demi tahap kehidupan. Setiap tahapannya punya rasa tersendiri, punya ilmu … Continue reading Phase 3 : Comeback

Di bagian Timur pulau yang sejak lahir aku pijaki (part Blitar)


Ini adalah sebuah wacana yang seorang kawanku lempar di akhir semester 5 kemarin. Kalau boleh kuceritakan sedikit, mengeluh lebih tepatnya, semester 5 kemarin merupakan peralihan ke kurikulum 2013 dengan beberapa perubahan hasil akreditasi dari KAAB (tak perlu tau lah) yang sangat signifikan, yang paling membuat saya stres ialah ketika dosen pembimbing saya mengancam saya tidak lulus di studio 5 sks. Sebelumnya saya dan seorang kawan … Continue reading Di bagian Timur pulau yang sejak lahir aku pijaki (part Blitar)

Le Georges Pompidou (Pompidou Center)


salah satu catatan kuliahku yang lain, dan tetap masih memiliki banyak kekurangan   Dibangun pada masa pemerintahan Presiden Georges di Perancis dengan tujuan membuat pusat kebudayaan. Pada tahun 1969 dibuka sayembara yang kemudian dimenangkan oleh seorang arsitek tidak terkenal (Richard Rogers, yang kemudian terkenal karena proyek ini) dan Renzo Piano. Karena hanya bangunan ini yang menggunakan setengah dari seluruh lahan yang tersedia. Lahan tersebut dulunya … Continue reading Le Georges Pompidou (Pompidou Center)

Post Modern


Ini adalah sebuah catatn kuliahku, semoga dapat bermanfaat. Namun masih banyak kekurangan, karena kurang lengkap dsb. Diibaratkan seperti Bung Karno dari beliau lahir hingga mati, seperti CIAM. Brazil dianggap sebagai kota yang merepresentasikan CIAM, jadi Brazil adalah CIAM palig sempurna. CIAM sendiri yang mempengaruhi Bung Karno, sehingga Bung Karno dapat memengaruhi seluruh Asia. Kritik:    1. Terlalu utiliter dan mengagungkan teknologi 2  Tidak berwawasan lingkungan, … Continue reading Post Modern

[explore BDG] Bandung Utara


Bandung Utara, bisa dimulai dari Dago atau Setiabudi. Dari Dago Atas, Anda dapat mencapai Taman Hutan Ir. H. Djuanda. Dari Setiabudi, Anda dapat mencapai Lembang. Ada angkot Cicaheum-Ledeng jika Anda ingin ke arah Setiabudi dan angkot Kalapa-Dago jika Anda ingin mengarah ke Dago Atas. Tidak seperti Bandung Selatan yang sangat luas wilayah wisata alamnya, Bandung Utara lebih kecil wilayahnya, dengan pemandangan yang berbeda pula. Bandung … Continue reading [explore BDG] Bandung Utara

(RNCBY Part 2) Berburu Sunset di Kandang Buaya


Lanjut lagi ceritanya tentang roadtrip saya ke Pantai Rancabuaya, Garut Selatan. Berbulan-bulan jadi draft di stok posting petualangan saya. Setelah saya sampai di Pantai Rancabuaya dan drop-in barang-barang bawaan saya. Ganti baju dan siap bermain di pantai, dan siap dengan bekal untuk dimakan di pinggir pantai. Ada dua area yang bisa dipilih untuk main di pantai ini, ada yang berkarang dan tidak. Tapi karang disini lumayan indah, lho! … Continue reading (RNCBY Part 2) Berburu Sunset di Kandang Buaya